Angan-@ngan Seorang Perempuan
Tapak tilas jejak kakiku
Raungan cerita tanpa sekenario
Tiap langkah terus gambarkan arti
Makinlah jelas surut nafasku
Saat kurasakan akhir balikku
Terawang fikir guhatiku makin jelas
Ada warna mulai mengganggu
Sadar atau tidak yang jelas itu ada
Sisi lemah dan lembut jiwaku berteriak
Ingin dicinta dan mencinta setulus hati
Ingin dilindungi dan disayangi
Ingin diberi dan memberi hingga akhir hayat
Namun bayangan keraguan tak bisa kuhindari
Akankah lorong gelao akan terus menggaggu
Atau cahaya terang membimbigku
Aku hanya mampu berdoa dan hanya Tuhan yang tahu.

0 komentar:
Posting Komentar